
JAKARTA - Kondisi Arumi Bachsin di rumah aman milik Komnas Perlindungan Anak (PA) sehat. Namun aktris 18+ ini belum mau memberikan keterangan kepada media massa.
“Arumi sehat, senang, dan gembira,” ujar Kak Seto singkat saat dihubungi okezone, Senin (17/5/2010).
Saat disinggung pertemuan antara Arumi Bachsin dan keluarga yang sedianya dilakukan hari ini dan dibatalkan, Kak Seto pun membenarkan. “Ya, pihak keluarga yang meng-cancel,” kata dia.
Arumi Bachsin 'lari dari rumah' sejak Selasa dini hari. Aktris sinetron Dia Bukan Anakku ini dicurigai lari dengan bantuan orang ketiga. Pihak keluarga menuding aktor asal Malaysia –Miller, di balik kaburnya Arumi.
Bagi gadis 16 tahun, kabur dari rumah pada dini hari berisiko. Tapi Arumi memilih mendatangi Polres Jakarta Selatan dan meminta perlindungan ke Komnas PA.
Sejak mondok di Panti Sosial Komnas PA, Arumi tak ingin menemui wartawan. Bahkan dia berpesan agar Komnas PA tidak memberikan pernyataan, sebelum jumpa pers saat pertemuan dirinya dan keluarga yang dimediasi Komnas PA.
“Arumi berpesan kepada saya, agar tidak memberikan keterangan pers terkait dengan kondisinya, agar tidak memperkeruh suasana,” pungkas Kak Seto.
Sebelumnya, Legal Officer Arumi Bachsin Minola Sebayang SH mengatakan dirinya meminta Komnas PA untuk menjadwal ulang pertemuan antara Arumi dan keluarga. Minola meminta agar pertemuan dilangsungkan pada pukul 17.00 WIB, Selasa (18/5/2010) besok.
Pertemuan yang dimediasi Komnas Perlindungan Anak (PA) ini bukan karena ketidaksiapan Arumi untuk bertemu keluarga. Minola mengaku kegiatannya cukup padat untuk hari ini.
(nov)
Jenis Berita apa yang kalian sukai?
Welcome
Terima Kasih Teman2 Yang Sudah Mampir Ke Blog saya , Blog ini tidak begitu istimewa, bagi teman2 yang tertarik dengan update berita dan berita seputaran geologi Indonesia dan dunia, silahkan melihat-lihat blog ini. Mudah-mudahan menambah pengetahuan dan wawasan …
Blogroll
Labels
- Adegan Syur Artika Sari Devi (4)
- Kaburnya Arumi Bachsin (5)
- Kematian Mama Lauren (4)
- Nusantara (9)
- POLHUKAM (5)
- Selebritis (13)
Blog Archive
-
▼
2010
(27)
-
▼
Mei
(27)
- Sadis! Bapak, Ibu, dan Anak Dibakar Massa
- Dari Ngintip Dada hingga Menggesek Alat Kelamin
- Oh, Wanita Itu Terpaksa "Diam" Digerayangi
- Korban KM Kutilang Belum Ditemukan
- Totok Syaraf Modus Davis Luluhkan Korban Pemerkosaan
- Pekanbaru Bebas Tari Striptis
- Pemerkosa Bocah di Bali Diboyong ke Batam
- Kasihan, Bayi Malang Lahir dengan Wajah Abstrak
- Astagfirullah! Pak Ustad Hisap Ganja & Cabuli Gadis
- Kapolri Janjikan Kejutan untuk Teroris
- Kontrakan Teroris Berlokasi Dekat Kompleks BIN
- 8 Terpidana Teroris Dipindahkan ke LP Nusakambangan
- SBY: Kini Teroris Serang Bangsa Sendiri
- Berantas Teroris, Densus TNI Siap Dilibatkan
- Arumi Bachsin Minta Komnas PA No Comment Dulu
- Pertemuan Arumi Bachsin dan Keluarga Diundur Selasa
- Arumi Bachsin Minggat, Ibunda Depresi
- Dimediasi dengan Ortu, Arumi Bachsin Tak Ada
- Arumi Kabur karena Dilarang Pacaran dengan Miller
- Cium Artika, Tora Minta Maaf ke Baim
- Tora Sudiro Bangga Cium Putri Indonesia
- Sebelum Cium Artika, Tora Minum Bir
- Wow! Artika Sari Devi Cium Tora Sudiro
- Pemakaman Mama Lauren Diwarnai Hujan 'Aneh'
- Mama Lauren 3 Kali Minta Diramal Beby Djenar
- Mama Lauren Tahu Akan Meninggal
- Mama Lauren Wariskan Selendang Hijau dari Laut Sel...
-
▼
Mei
(27)
JAKARTA - Pertemuan antara keluarga dengan Arumi Bachsin yang sedianya dilaksanakan Senin besok, diundur menjadi Selasa, 18 Mei 2010. Namun belum dipastikan apakah Arumi akan hadir di pertemuan tersebut atau tidak.
“Saya sudah minta Kak Seto menyediakan waktunya hari Selasa pukul 5 sore,” ungkap Legal Officer Arumi Bachsin, Minola Sebayang SH, saat dihubungi wartawan, Minggu (16/5/2010).
Dia mengatakan, pertemuan yang dimediasi Komnas Perlindungan Anak (PA) ini bukan karena ketidaksiapan Arumi untuk bertemu keluarga pada Senin besok, namun lebih kepada dirinya. Sebagai legal officer, Minola juga mengatur jadwalnya. Sayang, Senin besok dia mengatakan banyak kegiatan.
Mengenai tindakan Arumi yang melaporkan ibundanya - Maria Liana Pesch, ke Polres Jakarta Selatan, Minola membantah. “Enggak benar itu. Silakan tanya polisi saja langsung,” tegasnya.
Sementara tentang Miller, pihak keluarga Arumi belum mau mengambil tindakan. Mereka lebih konsentrasi kepada pertemuan Arumi dengan keluarga yang akan digelar lusa.
“Kita masih konsentrasi untuk masalah ini dulu, kecuali perkembangannya ke arah lain. Baru kita cari bagaimana antisipasi kita. Kita lihat saja kejujuran, nanti akan terlihat sendiri,” pungkas Minola.
Arumi Bachsin kabur dari rumah Selasa 11 Mei dini hari. Keluarga tak menyangka aktris film 18+ ini akan bertindak senekat itu. Kabar yang beredar mengatakan Arumi mendapat perlakuan kasar dari ibunya, sehingga dia mendatangi Polres Jakarta Selatan dan kemudian mendapat perlindungan dari Komnas Perlindungan Anak (PA).
Polisi menyatakan kondisi Arumi baik dan sejauh ini sehat-sehat saja. Komnas PA sendiri belum memberikan izin kepada keluarga untuk mengantarkan pakaian, apalagi bertemu dengan Arumi.
Dalam jumpa pers Sabtu kemarin, adik Arumi Alila Bachsin membenarkan jika sebelum peristiwa kaburnya, Arumi terlihat lebih pendiam. Bahkan Alila menduga, kaburnya Arumi berkaitan erat dengan aktor asal Malaysia, Miller, yang pernah minta izin untuk pacaran kepada ibunda Arumi.
Berhubung Arumi masih di bawah umur, ibundanya melarang untuk pacaran. Namun keluarga tidak menghalangi Arumi untuk berteman dengan siapa saja.
(nov)
JAKARTA- Kaburnya artis muda Arumi Bachsin dari rumahnya atau minggat membuat sang ibu, Maria Liana Pesch menjadi depresi, tekanan darahnya naik.
Hal tersebut dibenarkan kuasa hukum Maria, Minola Sebayang saat dihubungi wartawan, Senin (17/5/2010). “Ya, wajarlah seorang ibu mengalami tekanan dan depresi. Karena anaknya lari dari rumah,” kata Minola.
Dia menegaskan, Maria hanya mengalami naik darah. Akan tetapi, sampai saat ini ibu dari Arumi ini tidak sampai dirawat di rumah sakit. “Kalau kabar tensi darah naik benar. Tapi tidak sampai masuk rumah sakit,” ujarnya.
Hingga saat ini kondisi Maria masih dalam kategori baik-baik saja dan tidak ada yang perlu untuk dikhawatirkan. Besok rencananya, mereka akan menggelar jumpa pers di Komnas Anak sekira pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya beredar kabar, ibunda Arumi, Maria masuk rumah sakit RS Polri. Namun, saat dicek okezone, seorang petugas administrai rumah sakit tersebut, yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan tidak ada pasien atas nama Maria Liana Pesch terdaftar sebagai pasien di rumah sakit tersebut. (uky)
JAKARTA - Rencananya, akan dilakukan mediasi antara Arumi Bachsin dengan orangtuanya di kantor Komnas Perlindungan Anak (PA), sore ini. Namun, Arumi tidak ada.
"Jumpa pers rencananya pukul 17.00, tapi Arumi enggak datang. Hari ini memang Arumi tidak dijadwalkan datang. Hanya dari keluarga Arumi saja," tutur ketua Komnas PA Seto Mulyadi, di kantor Komnas PA, Jalan TB Simatupang No 33, Jakarta Timur, Selasa (18/5/2010).
Menurut pria yang akrab disapa Kak Seto ini, saat ini Arumi masih berada di tempat yang aman. Kondisinya sehat. "Dia termasuk perempuan kuat di masanya menghadapi ini," kata Kak Seto.
Kak Seto menilai, sekarang ini bukan waktu yang tepat untuk mempertemukan bintang film Pocong Jalan Blora itu dengan orantuanya.
"Kita lihat saja nanti bagaimana. Yang pasti Arumi dan keluarganya belum bisa dipertemukan.
Sekarang masih menunggu keluarga Arumi datang," jelasnya.
Seperti diketahui, Arumi kabur dari rumah orangtua pada Senin, 10 Mei malam. Belum diketahui penyebab pasti kaburnya aktris cantik yang masih berusia 16 tahun itu. Diduga sang ibunda, Maria Lilian Pesch, memaksa Arumi bekerja keras. Sementara Arumi masih ingin bebas dan menikmati masa remaja.
Sementara, Maria menyangkal. Dia malah menuduh Arumi mendapat pengaruh buruk dari Miller, aktor Malaysia yang menjadi lawan main Arumi di sinetron Dia Bukan Anakku. Maria terlanjur tak suka dengan Miller yang meminta izin memacari Arumi hanya melalui telepon. Miller dicap sebagai lelaki tak sopan. (ang)
JAKARTA - Salah satu penyebab minggatnya Arumi Bachsin dari rumah karena dilarang orangtua pacaran dengan aktor sinetron asal Malaysia, Miller.
Sejak Arumi kabur dari rumah, Senin, 17 Mei, hingga kini orangtua belum tahu pasti penyebab kaburnya putri mereka. Muncul dugaan bintang film Pocong Jalan Blora itu kabur karena dipaksa bekerja. Namun, ini dibantah.
"Kalau eksploitasi, ibunya tidak pernah melakukan itu pada Arumi. Kalau karena dilarang pacaran sama Miller, bisa saja iya. Itu hal yang wajar. Tanggung jawab orangtua sangat besar. Kalau pergaulan anaknya tidak sehat, orangtua pasti akan disalahkan," jelas kuasa hukum keluarga Arumi, Monila Sebayang, dalam jumpa pers di kantor Komnas Perlindungan Anak (PA), Jalan TB Simatupang No 33, Jakarta Timur, Selasa (18/5/2010).
Sejak Sabtu, 15 Mei, Komnas PA melakukan mediasi dengan orangtua Arumi. Akhirnya, muncul kesepakatan antara Arumi dan orangtua. Hanya saja, apa saja isi kesepakatan tidak dibeberkan kepada media massa.
Setelah mediasi, Arumi yang kangen dengan keluarga bersedia kembali ke rumah, selambatnya lusa. Soal kembalinya Arumi ke rumah ini menimbulkan pertanyaan, apakah Arumi sudah diizinkan pacaran dengan Miller?
"Bukan diizinkan. Dia bisa menjalankan aktivitasnya seperti semula (syuting). Menyenangi orang lain itu hak asasi. Saya mau mengatakan, siapa pun yang melarang menyenangi orang lain itu pelanggaran hak asasi. Jangan anggap anak itu masih balita," ujar Sekjen Komnas PA, Arist Merdeka Sirait.
Arist tak berani memberikan kepastian apakah orangtua telah mengizinkan Arumi pacaran dengan Miller sehingga bersedia pulang kembali ke rumah.
"Saya tidak bisa menjawab itu. Kita cuma tekankan bahwa setiap anak remaja punya hak untuk menyenangi dan mempunyai ekspresi cinta kepada orang lain. Itulah pelajaran untuk ibu bapak kita. Kalau anak kita senang sama orang lain, itu perkembangan psikologis yang wajar," tegasnya.
Ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, pernah menyatakan Arumi mendapat pengaruh buruk dari Miller, aktor Malaysia yang menjadi lawan main Arumi di sinetron Dia Bukan Anakku. Maria terlanjur tak suka dengan Miller yang meminta izin memacari Arumi hanya melalui telepon. Miller dicap sebagai lelaki tak sopan.
(ang)